Multiple Regression Analysis Of Copper Prices

Multiple regression analysis of copper prices Fundamental: Copper prices are determined by a lot of fundamentals like dollar index, copper consumption, housing index, industrial production, and stock of copper in the world, copper ore production and import of copper by different countries. From past few years, China and USA have been the largest importer of copper in the world and imports quantity also has an impact on copper prices. This study determines the impact of different variables on copper prices using multiple regression analysis. In this regression analysis, copper price is the dependant variable and dollar index (DX), China imports of copper, USA imports of copper, total stock of copper and world consumption of copper are the independent variables. The variables selected are based on the correlation analysis, the variables which are least correlated are taken into the analysis as dependant variables. The process flow for the analysis is as under: Data partition: In data partition, the entire data is divided into two partitions, 80% being the training data, 10% testing and 10% is validating data. After partitioning data, the insight analysis of the data is done using enterprise miner. The data is checked for the assumptions of linear regressions like normality, detecting outliers and transformation of variables before putting it to the regression analysis. The above table shows the transformation of different variables used in analysis. It can be seen that after transformation the skewness of data has decreased to a great extent in most of the variables. After transformation of the variable the outlier filter is run which would remove the outliers in some of the variables as seen in the distribution analysis. The regression analysis when run gave the following results: The regression analysis when run gave results where Dollar Index came out to be having most…

Please ENROL FOR FREE or LOGIN to The Website to View The Entire Essay or Term Paper.
LOGIN ENROL FOR FREE

Metodologi Penelitian

BAB III METODOLOGI PENELITIAN Metodologi atau langkah – langkah yang dilakukan didalam penelitian ini yang ditempuh dalam memecahkan suatu masalah adalah sebagai berikut : Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah rancang bangun prototipe pengolah penjernih air alternatif menggunakan metode penyaringan air tradisional dengan sedikit modifikasi. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2013 sampai Desember 2013. Tempat yang digunakan untuk penelitian adalah rumah peneliti yang berada di Perum Cendana, Bangkalan, Madura. Tahap Rancang Bangun Perancangan Prototipe Ozonizer dengan pendekatan Pahl & Beitz Tahapan perancangan ini adalah sebagai berikut ; 3.3.1.1Penjabaran tugas, Pada langkah kerja Penjabaran Tugas ini dilakukan perumusan dan daftar persyaratan yang disesuaikan dengan kehendak konsumen dan perancang, yang diharapkan dipenuhi oleh solusi akhir. Informasi ini akan menjadi acuan penyusunan spesifikasi. Pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan meliputi : 1. Merumuskan tugas yang dihadapi kaitannya dengan produk yang akan di buat sehingga menjadi sesuai dengan kacamata desainer. Metode yang digunakan pada langkah ini adalah performance spesification model, yang prosedur pelaksanaanya adalah: a.    Mempertimbangkan tingkatan-tingkatan solusi yang berbeda yang dapat diaplikasikan. b.    Menentukan tingkatan untuk beroperasi c.    Identifikasi atribut-atribut perfomansi yang diingkan dengan 5W. i.    Waht (apa) Produk apa yang akan dirancang : stun gun yang mempunyai jarak jangkauan dari jangkauan tangan ii.    Who (siapa) ? Kepada siapa produk ini akan dipasarkan : kepada institusi bank ataupun pemerintah,para orang-orang dengan aktivitas di lapangan tinggi, dosen atau mahasiswa atau karyawan Unijoyo yang pulang pergi Kampus Unijoyo-Surabaya lewat Suramadu. iii.    Why (mengapa) ?. Mengapa produk ini dibuat : kejahatan dengan kekerasa dan ancaman seperti perampokan,perampasan khususny di Bangkalan Madura ataupun Jawa Timur semakin tinggi yang dimungkinkan karena korban tidak mempunyai senjata untuk membela diri namun tidak melanggar hukum dengan jangkauan jauh sehingga tidak membahayakan pemakai akibat perlawanan perampok/perampas. Sedangkan senjata untuk membela diri namun tidak melanggar hukum yang popular yaitu jenis stun…

Please ENROL FOR FREE or LOGIN to The Website to View The Entire Essay or Term Paper.
LOGIN ENROL FOR FREE

Metodologi Penelitian

BAB III METODOLOGI PENELITIAN Metodologi atau langkah – langkah yang dilakukan didalam penelitian ini yang ditempuh dalam memecahkan suatu masalah adalah sebagai berikut : Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah rancang bangun prototipe pengolah penjernih air alternatif menggunakan metode penyaringan air tradisional dengan sedikit modifikasi. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2013 sampai Desember 2013. Tempat yang digunakan untuk penelitian adalah rumah peneliti yang berada di Perum Cendana, Bangkalan, Madura. Tahap Rancang Bangun Perancangan Prototipe Ozonizer dengan pendekatan Pahl & Beitz Tahapan perancangan ini adalah sebagai berikut ; 3.3.1.1Penjabaran tugas, Pada langkah kerja Penjabaran Tugas ini dilakukan perumusan dan daftar persyaratan yang disesuaikan dengan kehendak konsumen dan perancang, yang diharapkan dipenuhi oleh solusi akhir. Informasi ini akan menjadi acuan penyusunan spesifikasi. Pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan meliputi : 1. Merumuskan tugas yang dihadapi kaitannya dengan produk yang akan di buat sehingga menjadi sesuai dengan kacamata desainer. Metode yang digunakan pada langkah ini adalah performance spesification model, yang prosedur pelaksanaanya adalah: a.    Mempertimbangkan tingkatan-tingkatan solusi yang berbeda yang dapat diaplikasikan. b.    Menentukan tingkatan untuk beroperasi c.    Identifikasi atribut-atribut perfomansi yang diingkan dengan 5W. i.    Waht (apa) Produk apa yang akan dirancang : stun gun yang mempunyai jarak jangkauan dari jangkauan tangan ii.    Who (siapa) ? Kepada siapa produk ini akan dipasarkan : kepada institusi bank ataupun pemerintah,para orang-orang dengan aktivitas di lapangan tinggi, dosen atau mahasiswa atau karyawan Unijoyo yang pulang pergi Kampus Unijoyo-Surabaya lewat Suramadu. iii.    Why (mengapa) ?. Mengapa produk ini dibuat : kejahatan dengan kekerasa dan ancaman seperti perampokan,perampasan khususny di Bangkalan Madura ataupun Jawa Timur semakin tinggi yang dimungkinkan karena korban tidak mempunyai senjata untuk membela diri namun tidak melanggar hukum dengan jangkauan jauh sehingga tidak membahayakan pemakai akibat perlawanan perampok/perampas. Sedangkan senjata untuk membela diri namun tidak melanggar hukum yang popular yaitu jenis stun…

Please ENROL FOR FREE or LOGIN to The Website to View The Entire Essay or Term Paper.
LOGIN ENROL FOR FREE

4 Digit Hex Number In Mips

4 digit HEX number in MIPS The first one is an hex number it is straightforward to convert it into binary. Every HEX digit can be converted in 4 binary digit as in the following example Ex $$_7=2^2+2^1+2^0=0111_$$ For your hex number 0x71014802 is 0x71014802 => 0111 0001 0000 0001 0100 1000 0000 0010 7 1 0 1 4 8 0 2 Regarding to a conversion from decimal to binary I suggest you converting the decimal in hex and then hex to binary, let’s do an example with a decimal (I choose 71014802 DEC) 71014802 => 0x43B9992 => 0000 0100 0011 1011 1001 1001 1001 0010 0 4 3 B 9 9 9 2 another way to convert a decimal number into a binary one is by dividing by two and picking the remainder… but it is a longer procedure (you can find it here) Anyway if the opcode is in a fixed position (26-31) the opcode can be simply obtained through a mask and shift right as follow: opcode=(reg>>26)&0x3F An algorithm to print a binary number can be like this: void print_binary(int n) { while (n) { char bit = n & 0x1; putchar (bit+’0′); n >>= 1; } putchar(‘\n’); } char bits = (num >> (sizeof(num)*8 – 6)) & 0x3F; 0x3F = 00111111 that’s six bits pushed all the way to the left, giving you the result you’re looking for. EDIT: An more detailed explanation. What we are trying to do is to get the six leftmost bits of an integer. To determine if a bit is flipped or not (i.e. 1 or 0) we and it with 1. Getting six bits of a number is done by constructing an integer with six flipped bits, 00111111, or 0x3F, and anding it with our number like so: num & 0x3F. This will give the six righmost bits of the integer,…

Please ENROL FOR FREE or LOGIN to The Website to View The Entire Essay or Term Paper.
LOGIN ENROL FOR FREE

A Survey Of OO AND NON-OO Metrics

A  Survey Of OO AND NON-OO Metrics                                                                                  Preethika Devi.K,Monica S   Dept of Computer Science, College Of Engineering,Guindy       Abstract: This paper presents the results derived from our survey on metrics used in object–oriented environments. Our survey includes a small set of the most well known and commonly applied traditional software metrics which could be applied to object–oriented programming and a set of object–oriented metrics (i.e. those designed specifically for object–oriented programming). Given the central role that software development plays in the delivery and application of information technology, managers are increasingly focusing on process improvement in the software development area. This demand has spurred the provision of a number of new and/or improved approaches to software development, with perhaps the most prominent being object-orientation (OO). In addition, the focus on process improvement has increased the demand for software measures, or metrics with which to manage the process. The need for such metrics is particularly acute when an organization is adopting a new technology for which established practices have yet to be developed. It  is a measure of some property of a piece of software or its specifications. Since quantitative measurements are essential in all sciences, there is a continuous effort by theoreticians to bring similar approaches to software development. The goal is obtaining objective, reproducible and quantifiable measurements, which may have numerous valuable applications in schedule and budget planning, cost estimation, quality assurance testing, software debugging, software performance optimization, and optimal personnel task assignments.   Key words: Object Oriented, Design, Inheritance, Metric, Measure, Coupling, Cohesion , Test metrics, Size estimation, Effort estimation, Test effectiveness evaluation.       I.          INTRODUCTION Object-Oriented Analysis and Design of software provide many benefits such as reusability, decomposition of problem into easily understood object and the aiding of future modifications. But…

Please ENROL FOR FREE or LOGIN to The Website to View The Entire Essay or Term Paper.
LOGIN ENROL FOR FREE